Mempercepat Website Dengan Jetpack

11 0
Mempercepat-Website-Dengan-Jetpack

Mempercepat Website Dengan Jetpack

Belakangan ini, saya sedang menggonta ganti tema wordpress pada di antara website yang saya miliki. Anehnya, banyak sekali tema kini ini mempunyai custom post type yang mewajibkan jetpack untuk tidak jarang kali aktif. Saya bukan peminat Custom Post Type, sebab saya hanya perlu satu jenis post dan page saja.

Saya pun bukan peminat plugin jetpack, kecuali guna fitur Site Analytics dan Related Post. Lebih dari itu, dikomparasikan harus memakai cdn photon dari jetpack, saya lebih mempunyai untuk melakukan pembelian hosting mahal dan support HTTP/2 CDN premium populer laksana Cloudflare. Tidak tak sempat juga, saya selalu menggiatkan Defer/Async Javascript serta mengerjakan Image Optimization di WordPress.

Hal tersebut di kerjakan untuk mempercepat loading situs wordpress tersebut. Bagi pengembang yang menyukai kecepatan dan performa, tentunya sadar bahwa plugin jetpack tersebut memerlukan sejumlah external request, laksana javascript, image, css, dsb.

Memang tidak terlampau besar, tapi bila external requestnya terdapat 5 sample dengan 100ms per requestnya, pasti website wordpress kalian bakal melambat sebesar 500ms. Nah sekarang, ikuti sejumlah tips inilah ini untuk meminimalisir external request jetpack plugin.

Apa Itu External Request Jetpack Plugin?

Ada 3 teknik yang dapat kita kerjakan untuk meminimalisir external request.

Pertama dengan menonaktifkannya langsung dari jetpack, memakai plugin WP Fastest Cache, dan menambahkan functions. Buat kalian yang belum tau apa tersebut external request, silahkan buka Pingdom Web SpeedTest. Input situs wordpress kalian yang terdapat plugin jetpack.

  • Saya rangkum : s0.wp.com : ini seringkali cache wp image dan cdn photon
  • stats.wp.com : ini yang bersangkutan dengan jetpack analytics
  • gravatar.com : ini js guna profile gravatar di wordpress
  • devicepx.js : guna menilai pixelate device
  • css gravatar dan css jetpack
BACA JUGA  Menguasai dan Membuat Website Internasional Targeting (SEO)

Cara Menghilangkan External Request Jetpack

  • Buka jetpack > masuk ke menu settings
  • Di footer bagian sangat bawah plugin, kalian klik tombol debug

  • Tunggu hingga loading selesai, kemudian klik Access the full list of Jetpack modules available on your site.

  • Pada tampilan selanjutnya. Kalian dapat disable sejumlah fitur aktif yang terdapat di jetpack
  • Pada permasalahan ini, saya bakal menonaktifkan
  1. Custom Content Types Beautiful Math,
  2. Carousel, Comments Likes Contact Form,
  3. Gravatar Hovercard Lazy Images,
  4. Likes, Markdown Mobile,
  5. Theme
  6. Monitor
  7. Photon
  8. Sharing
  9. Single Sign On
  10. Site Verification
  11. Sitemap
  12. Spelling and Grammar
  13. Tiled Galleries
  14. WordPress Toolbar
  • Pada permasalahan yang lebih berat, saya pun akan menonaktifkan Related Post, Site Stats, dan Comments
  • Selanjutnya, guna mematikan fitur devicepx.js kalian mesti menginput kode inilah ini ke Functions.php folder theme yang kalian gunakan.
function tj_dequeue_devicepx() {
 wp_dequeue_script( 'devicepx' );
}
add_action( 'wp_enqueue_scripts', 'tj_dequeue_devicepx' );

Menghilangkan External Request Jetpack Dengan Cache

Selanjutnya, guna mengukuhkan kecepatan situs wordpress. Kalian dapat menggunakan plugin caching. Untuk permasalahan ini, saya merekomendasikan WP Fastest Cache dikomparasikan WP Super Cache. Karena di plugin ini mempunyai fitur pre load yang dapat kita manfaatkan guna mempercepat lagi situs kalian.

Preload Caching ialah sebuah fitur otomatis, yang memungkinkan plugin guna generate static html untuk masing-masing post dan page. Preload tentunya bakal memakan resource server, makanya kalian mesti setting preload cocok dengan keterampilan server. Bagi shared hosting, pakai settingan 2 – 4 per minutes, guna vps pakai 4 – 8 per minutes, dan guna dedicated pakai diatas itu.

carijasa.website

carijasa.website

Hello I'm cakra I'm a web developer and Digital MarketingPlease Contact me!!!!

Leave a Reply